Langsung ke konten utama

Mengenal Paludarium


Banyak hobi baru yang bisa dilakukan di masa pandemi saat ini. Selain merawat tanaman, mencoba resep baru atau beternak ikan hias. Kini Anda juga bisa menekuni hobi yang sedang tren seperti paludarium. Anda belum tahu istilah paludarium? Jangan khawatir, pada artikel kali ini kami akan menceritakan macam-macam tentang hobi yang digandrungi banyak orang di Indonesia ini, bahkan para artis. Pada artikel kami sebelumnya, kami menyebut beberapa artis yang sedang menaikkan pamor paludarium. Sebulah Baim Wong, Irfan Hakim, Soimah Pancawati, dll.

 

Paludarium adalah jenis vivarium yang  unik karena menggabungkan unsur tanah dan air kemudian ditempatkan dalam wadah atau ruangan tertutup. Istilah paludarium sendiri berasal dari bahasa latin dan terdiri dari kata palus yang berarti rawa dan arium yang berarti wadah, ruangan atau tempat.  Pada umumnya, banyak orang menikmati hobi memiliki paludarium di rumah karena alasan estetika. Karena kehadirannya  di tengah rumah bisa memberikan kesan natural. Selain itu, banyak  orang juga ingin memelihara paludarium untuk tujuan ilmiah atau hortikultura.Secara bentuk, riparium dan paludarium sangat mirip. Namun, Anda dapat melihat perbedaan yang terletak pada fokus konten, di mana riparium didedikasikan untuk habitat sungai, sedangkan paludarium lebih berfokus pada habitat rawa.

 

Paludarium vs Aquascape

Paludarium berasal dari bahasa Latin "palus" untuk rawa dan "arium" untuk wadah. Dari namanya pasti sudah bisa ditebak bahwa paludarium didesain sebagai habitat rawa, memadukan unsur air, tanah, dan udara dalam wadah atau ruang tertutup. Sebuah paludarium biasanya hanya menampung setengah atau seperempat air dalam wadahnya. Oleh karena itu, hewan yang dapat hidup di akuarium ini dapat berkisar dari akuatik hingga terestrial.

 

Berbagai jenis hewan yang dapat hidup di paludarium adalah amfibi, ikan, burung, serangga dan penyu. Tentu saja hewan yang hidup di paludarium lebih beragam daripada hewan yang bisa hidup di aquascape atau terarium. Selain itu, di paludarium Anda juga bisa menanam berbagai jenis tanaman, baik untuk tanah maupun air, seperti rawa-rawa. paludarium memungkinkan lebih dari
spesies untuk hidup di dalamnya dan menawarkan kepada para penggemarnya berbagai pemandangan yang indah. Selain itu, merawat Paludaria juga tidak membutuhkan waktu atau tenaga ekstra, karena mereka sangat mandiri dan mudah beradaptasi.

 

Aquascape adalah seni menghias tanaman di dalam air yang ditempatkan dalam wadah kaca atau akrilik. Anda dapat menggabungkannya dengan objek yang berbeda. Dengan memanfaatkan kayu dan batu sebagai hardscape Anda bisa membuat ekosistem buatan. Berbeda dengan paludarium, aquascape hanya berfokus pada habitat perairan. Seluruh wadah pasti akan terisi  air. Aquascape hanya bisa dihuni oleh hewan air seperti ikan, keong, udang dan lain-lain. Selain itu, hanya tanaman air yang bisa ditanam di aquascape. Tanaman air yang bisa Anda manfaatkan antara lain kadaka, anubia, java moss, dst. Hal terpenting dalam menjaga aquascape Anda agar terlihat bagus adalah membersihkannya secara teratur. Minimal mengganti air satu minggu sekali agar bebas dari lumut dan kotoran. Perhatikan juga  keasaman dan kesadahan air di  aquascape. Tak hanya bisa mempercantik interior rumah, aquascape juga bisa menenangkan pikiran dan meningkatkan kreativitas.

 

Setelah mengenal Paludarium, apakah kalian masih tertarik untuk membuat Aquascape?

Komentar