Hi, selamat datang di blog ini lagi. Pada kesempatan ini MasMin adakan menjelaskan perawatan aquascape untuk part 2. Pada part ini aku akan menjelaskan perawatan dalam airnya. Jika kita berbicara tentang perawatan dalam air maka tidak akan lepas dari kondisi air. Maka, hal pertama yang harus diperhatikan adalah air. Yang berikutnya adalah memperhatikan hama. Hama ini termasuk alga dan keong sebagai hama yang umum muncul. Trimming dan pemberian asupan nutrisi adalah perawatan lanjutan yang perlu kita lakukan.
Kondisi Air adalah
salah satu aspek penting yang harus diperhatikan. Selain memperhatikan kondisi
filter yang dibersihkan, pergantian air adalah salah satu cara menjaga kondisi
air. Bahkan semakin sering mengganti air juga bisa memaksimalkan kondisi flora
dan fauna aquascape. Ini vital karena air yang tidak pernah diganti dan hanya
mengandalkan filter itu salah. Menurut Aquasabi.com, substrat yang digunakan
dalam aquascapes mengandung nitrogen dan nutrisi organik. Senyawa ini akhirnya
dipecah oleh bakteri substrat menjadi bentuk yang dapat dicerna oleh tanaman
air. Namun, pada tahap awal akuarium, ketika tidak ada cukup bakteri
menguntungkan yang ada, jumlah nitrogen dan senyawa organik yang berlebihan
akan larut ke dalam air. Ini menyebabkan masalah dengan air keruh dan berwarna.
Maka disarankan untuk mengganti air.
Mengganti air bukan berarti menguras akuarium. Aquascape berbeda
dengan akuarium. Ada banyak ornamen, instalasi flora, dan fauna yang sudah ada
di dalam aquarium. Ini menjadi fatal jika air dikeringkan dan diisi oleh air
baru. Fauna bisa mati karena tidak ada air, flora bisa menguning karena
kandungan bakteri berubah. Umumnya mengganti air cukup 50%-75%. Ini untuk
menjaga kandungan bakteri dan senyawa-senyawa lain yang terkandung pada air
yang lama tidak berubah total.
Membersihkan Hama
juga bagian dari perawatan dalam air. Alga dan keong adalah hama yang sering kali
muncul di aquascape. Alga adalah musuh terburuk aquascape. Namun, ada batasan
untuk pembersihan alga. Jika tidak ingin direpotkan dengan masalah alga, memelihara
ikan yang bisa memakan alga bisa menjadi solusinya. Caridina japonica atau udang
Amano adalah pemakan alga yang representatif. Anda dapat memelihara 5 hingga 10
udang sambil mengamati kondisi di dalam tangki. Selain udang, dapat juga
digunakan ikan Otocinclus sp dan Crossocheilus siamensis. Otoncinclus memakan
alga pada permukaan kaca dan tanaman air, sementara Crossocheilus siamensis
secara efektif membunuh alga jenggot. Penggunaan cairan khusus untuk membasmi
alga juga bisa menjadi solusi. Akan tetapi hati-hati dalam penggunaannya. Bisa jadi
tanaman-tanaman seperti moss bisa ikut mati jika pengaplikasiannya sembarangan.
Jika alga bisa teratasi lalu bagaimana dengan
hama Keong? Hama keong bisa diatasi juga dengan memelihara predator alaminya. Kita
bisa memelihara keong assasin. Jenis keong tersebut sangat ampuh. Tapi memelihara
keong assasin juga harus diperhatikan. Bisa-bisa selain keong hama bisa jadi
sasaran. Keong assasin tidak pandang bulu karena dia memakan semua jenis keong.
Telalu banyak memelihara keong assasin bisa malah menjadi senjata makan tuan. Adapun
cara mencegah berkembang biaknya keong hama adalah dengan memfilter pengisian
air dengan gabus filter air.
Trimming adalah perawatan
lanjutan flora yang sudah dipelihara lama. Trimming atau pemotongan secara
berkala adalag penting karena jika tidak dipotong akan landscape tidak akan
indah. Batang tanaman yang dibiarkan tumbuh terlalu tinggi akan terlihat tidak
rapi. Selain itu, daun yang menjorok juga
menghalangi cahaya, menyebabkan batang kehilangan cahaya dan menjadi
lemah. Anda dapat mulai memangkas
batang tanaman air segera setelah tunas terminalnya mencapai permukaan air.
Dengan pemotongan pertama, batang tanaman harus dipotong serendah mungkin, dari pemotongan kedua posisi pemotongan harus
dipindahkan ke atas. Ini mendorong pertumbuhan dan membentuk kelompok tanaman
batang yang menarik.Sementara itu,
tanaman latar belakang dapat dipangkas kembali jika tanaman terlalu
rimbun dan daunnya tumpang tindih. Anda hanya dapat memotong bagian atas wajah
dan meninggalkan bagian bawah. Ada gunting khusus untuk memotong bagian ini.
Asupan nutri adalah
additional perawatan. Seperti tanaman pada umumnya, tanaman air membutuhkan
perawatan dan nutrisi untuk menjaga kesuburannya. Salah satu unsur hara yang
penting adalah pupuk. Pemupukan tanaman aquascape harus dilakukan sesuai petunjuk.
Karena terlalu banyak pupuk dapat meracuni ikan, tetapi terlalu sedikit akan
membuat tanaman kekurangan nutrisi. Pupuk untuk tanaman air dibuat dengan
mencampurkan pupuk kandang atau NPK dengan substrat. Substrat adalah pondasi
atau dasar kehidupan yang digunakan, misalnya tanah atau pasir. Proporsinya
adalah 4 substrat dan 1 pupuk. Setelah tercampur, tempelkan tanaman ke
substrat. Untuk nutrisi teratur, Anda dapat menerapkan pupuk cair setiap
beberapa hari.
Komentar
Posting Komentar